Sudah menjadi kewajiban orang tua untuk mengajarkan anak agama. Pengajaran agama Islam harus dimulai dari masa kanak-kanak. Namun agar Si Kecil dapat mengenal Allah dan menangkap ilmu agama dengan baik, Moms bisa ajarkan anak Islam lewat bermain. Karena bermain merupakan metode pendekatan yang efektif. Cara ini mudah diterima dan menyenangkan, maka Si Kecil tidak akan merasa belajar secara terpaksa.
Usia 0-5 tahun merupakan periode emas (golden age) dalam pertumbuhan anak-anak. Pada masa ini, otak Si Kecil berkembang pesat. Membentuk fondasi untuk kemampuan kognitif, fisik, emosional dan sosial. Sehingga ini adalah waktu yang tepat untuk Moms memberikan Si Kecil stimulasi sesuai usianya. Termasuk menanamkan nilai-nilai agama.
Baca Juga: Anak Batuk Pilek Tanpa Demam, Kapan Harus ke Dokter?
4 Cara Ajarkan Anak Islam Lewat Bermain
Sejak Si Kecil lahir, bermain adalah cara anak belajar dan mengenal dunia. Lewat mainan dan interaksi yang ada di sekitarnya Si Kecil menyerap informasi serta menangkap stimulasi melalui semua indera. Maka sertakan nilai-nilai Islam di kegiatan bermain Moms bareng Si Kecil. Bentuk permainannya bisa bermacam-macam, gunakan mainan anak agar lebih menyenangkan. Berikut ini 5 contoh mengajarkan Islam pada Si kecil lewat bermain:
-
Menyanyikan Lagu Islami
Cara pertama yang bisa Moms coba untuk ajarkan anak Islam lewat bermain adalah dengan bernyanyi. Nyanyikan lagu-lagu anak bertema islami. Misalnya lagu tentang 25 Nabi dan Rasul, malaikat, huruf hijaiyah termasuk shalawat yang pendek. Si Kecil mungkin belum bisa mengikuti tapi mendengarkan lagu dan shalawat sejak dini akan tersimpan kuat di dalam memori. Juga jadi tahap awal untuk Si Kecil menghafal nama Nabi, malaikat dan mengenal nilai-nilai Islam. Moms bisa menggunakan mainan Rattle yang mengeluarkan bunyi saat digerakkan. Anggaplah Rattle jadi instrumen yang membuat momen bernyanyi lebih seru.
-
Menceritakan kisah Nabi dan Rasul
Anak-anak senang mendengarkan cerita, maka ceritakan kisah para Nabi dan Rasul. Lewat bercerita Moms bisa mengajari Si Kecil tentang akhlak baik yang dapat diteladani dari kisah para Nabi. Tentang bagaimana kita harus bersabar, bersyukur, jujur, adil dan masih banyak nilai kebaikan lainnya. Moms bisa menggunakan Soft Book Anak bertema kisah Nabi. Mengapa harus soft book? Karena soft book terbuat dari bahan kain yang aman untuk anak. Ringan, tidak ada ujung yang tajam, tidak mudah robek dan bisa dicuci jika kotor.
Baca Juga: 5 Ide Kado Bayi Baru Lahir yang Pasti Terpakai Lama
-
Simulasi Ibadah
Moms bisa bacakan juga Soft Book bertema ibadah seperti tata cara shalat dan wudhu. Sambil ajak Si Kecil mempraktikan setiap gerakannya. Tunjukkan pada Si Kecil cara ruku dan sujud atau bagaimana gerakan membasuh wajah, tangan dan kaki saat berwudhu. Selain itu setiap kali Moms akan shalat, siapkan sajadah kecil di samping untuk Si Kecil ikut belajar shalat. Tanpa Moms minta Si Kecil akan mengikuti gerakan shalat meski masih dengan gerakan versinya sendiri.
-
Membacakan Hafalan Doa
Bangun kebiasaan membacakan doa sebelum mulai melakukan sesuatu. Kenalkan Si Kecil pada doa-doa harian seperti doa sebelum dan sesudah makan, doa pergi tidur dan bangun tidur, doa pergi keluar rumah. Doa masuk dan keluar dari kamar mandi dan masih banyak bacaan doa lainnya. Ajak Si Kecil untuk berdoa dengan cara Moms mengucapkannya secara lantang agar terdengar jelas oleh Si Kecil. Moms juga bisa membacakan Soft Book bertema doa-doa harian saat reading time. Gambar di dalam buku membantu Si Kecil memahami jenis doa dan kapan harus membacanya.
Kewajiban Moms untuk ajarkan anak Islam lewat bermain jadi terasa lebih ringan dan menyenangkan. Si Kecil akan lebih mudah mengikuti dan menyerap nilai-nilai agama dengan cepat. Lakukan berulang kali supaya terbangun kebiasaan ibadah pada diri Si Kecil. Sehingga Si Kecil tumbuh menjadi anak yang saleh serta berakhlak baik. ~NJ