Gigitan nyamuk bisa membahayakan Si Kecil karena bukan hanya menyebabkan kulit gatal, tetapi juga berpotensi menularkan penyakit seperti demam berdarah. Orang tua perlu mencari cara mencegah gigitan nyamuk pada bayi, agar tubuh Si Kecil terlindungi sepanjang hari. Ada beberapa langkah preventif yang dapat Moms lakukan. Berikut ini 5 cara mencegah agar Si Kecil tidak digigit nyamuk:
Baca Juga: Dana Darurat untuk Masa Depan Si Kecil
-
Jaga Kebersihan Lingkungan
Jaga kebersihan lingkungan rumah baik di dalam maupun di area luar halaman, untuk mencegah nyamuk berkembang biak. Moms wajib melakukan 3 M: Menguras, Menutup dan Mendaur ulang. Kuras bak penampungan air secara rutin. Moms juga bisa taburkan bubuk larvasida dan memelihara ikan untuk mencegah munculnya jentik nyamuk. Jangan biarkan ada genangan air, tutup tempat penampungan air, bersihkan halaman rumah dan tanam tumbuhan yang dapat mengusir nyamuk seperti lavender, daun kemangi, rosemary dan geranium.
-
Gunakan Pakaian Terang dan Tertutup
Pakaikan Si Kecil baju berwarna terang dengan lengan dan celana panjang. Karena warna gelap diketahui bisa menarik perhatian nyamuk untuk mendekat. Selain itu pastikan baju Si Kecil cukup longgar, seratnya lembut dan mudah menyerap keringat.
-
Pasang Kelambu
Kelambu tidur atau Kojong Bayi ampuh menghalau nyamuk mendekat ke Si Kecil. Memasang kelambu saat Si Kecil berbaring dapat mencegahnya terbangun di tengah waktu tidur. Pilih Kelambu yang dibuat dari bahan yang kuat dengan material yang rapat tetapi tidak mengganggu sirkulasi udara. Selain itu, Moms bisa pasang kasa nyamuk di pintu atau jendela, untuk menghalangi nyamuk masuk.
-
Gunakan Aromaterapi
Dibanding memakai obat nyamuk yang bahan kimianya bisa membahayakan kesehatan pernapasan, Moms bisa pakai aromaterapi sebagai cara mencegah gigitan nyamuk yang lebih aman untuk bayi. Gunakan minyak esensial lavender, eukaliptus, lemon dan aroma lainnya yang diketahui efektif mengusir nyamuk sekaligus mengharumkan ruangan. Teteskan essential oil pada air di dalam diffuser dan letakkan di tempat yang agak jauh dari tempat tidur Si Kecil.
-
Oleskan Losion atau Minyak Anti Nyamuk
Pada bayi berusia >2 bulan Moms boleh mengoleskan losion anti nyamuk, tetapi pastikan bebas kandungan DEET atau yang berbahan organik. Pilihan selain losion anti nyamuk yang cukup aman adalah minyak telon dengan formula tambahan pengusir nyamuk. Cara mengaplikasikannya yaitu oleskan dulu losion atau minyak telon ke tangan Moms, baru usapkan tipis ke kulit Si Kecil secara merata. Jangan mengoles losion atau minyak ke area yang sensitif seperti wajah dan telapak tangan Si Kecil. Jika Moms ingin mengoleskan produk lain misalnya sunscreen, beri jarak sekitar 30 menit. Hentikan pemakaian apabila muncul reaksi iritasi seperti ruam, kemerahan dan gatal-gatal.
Baca Juga: 5 Cara Atasi Bayi Sulit BAB
Apa yang Harus Dilakukan Jika Si Kecil Terkena Gigitan Nyamuk?
Jangan sampai Si Kecil atau mungkin Moms menggaruk kulit yang bentol, yang nantinya bisa membuat kulit luka dan memicu bakteri masuk ke tubuh. Langkah yang tepat yaitu kompres bagian kulit yang gatal dengan kain basah untuk mengurangi bengkak atau bentol akibat gigitan nyamuk. Cukup gunakan air dingin atau suhu ruangan. Kemudian oleskan gel lidah buaya untuk memenangkan gatal kulit. Setelah itu beri losion kalamin untuk meratakan kembali warna kulit.
Utamakan cara mencegah gigitan nyamuk non kimia, khususnya jika Si Kecil masih berusia di bawah dua bulan. Fokus pada menjaga kebersihan lingkungan, memakaikan baju yang tertutup dan memasang kelambu tidur baik saat siang maupun malam. Moms tidak perlu khawatir Si Kecil akan kesulitan bernapas, karena Kojong dibuat dari material transparan dengan jahitan rapat tapi sirkulasi udara tetap berjalan dengan baik. Sehingga Si Kecil tidak akan merasa pengap. Dengan Kojong Tenda Squirrel Series bukan hanya mampu menghalau nyamuk dan serangga, kojong juga bantu menyamarkan pantulan cahaya berlebih, bantu Si Kecil tidur semakin nyenyak. ~NJ