Bolehkah Ibu Menyusui Minum Kopi? Cek Faktanya!

Kebiasaan minum kopi setiap hari  perlu menjadi perhatian khusus jika Moms sedang hamil dan menyusui. Sebetulnya boleh-boleh saja ibu menyusui minum kopi, tetapi jumlah asupan per harinya harus dibatasi. Moms yang melahirkan bayi cukup bulan bisa minum kopi tidak lebih dari 200 mg per hari. Dengan anjuran Si Kecil sudah melewati enam bulan pertama kehidupannya.

Pasalnya kandungan kafein di dalam kopi akan masuk ke sistem aliran darah dan sebagian kecilnya masuk ke ASI Moms, yang berarti akan terminum oleh Si Kecil. Kafein dalam ASI berada pada kadar puncak 1-2 jam setelah Moms mengonsumsi kopi. Tubuh Bayi belum bisa menyaring kafein seperti orang dewasa, yang membuat zat tersebut menumpuk di tubuh Si Kecil. Akan butuh waktu untuk kafein keluar dari tubuh bayi. Semakin muda usia bayi semakin banyak waktu yang diperlukan untuk mengeluarkan kandungan kopi. Misalnya bayi berusia kurang dari 1 bulan membutuhkan waktu 3-4 hari untuk menetralisir kafein dari dalam tubuh.

Baca Juga: Cara Mencuci Piring yang Tepat, Jamin Bersih dan Cepat

Kafein mempunyai efek stimulan pada sistem saraf pusat yang membuat Moms merasa lebih segar dan terjaga. Sayangnya efek ini juga dirasakan oleh Si Kecil, yang berarti membuat Si Kecil sulit tidur, rewel dan gelisah. Terutama pada bayi yang lahir prematur, berusia di bawah enam bulan atau memiliki masalah kesehatan tertentu. Selain itu, ketika ibu menyusui minum kopi terlalu banyak akan timbul gejala gelisah, sulit tidur, berdebar-debar, mual, nyeri ulu hati sampai tekanan darah naik.

Minuman Berkafein Selain Kopi

Moms juga perlu tahu bahwa kafein tidak hanya ada dalam kopi. Beberapa jenis minuman dan makanan juga mengandung kafein dengan jumlah takaran yang beragam. Melansir dari alodokter.com berikut jenis minuman juga makanan yang memiliki zat kafein:

  • 1 cangkir kopi instan (250 ml), mengandung 100 mg kafein
  • 1 cangkir kopi saring (250ml), mengandung 140 mg kafein
  • 1 cangkir teh (250ml), mengandung 75 mg kafein
  • 1 kaleng minuman bersoda (350ml), mengandung 40 mg kafein
  • 1 kaleng energy drinks/ minuman energi (250ml), mengandung 80 mg kafein
  • 1 batang dark chocolate (50gr), mengandung <25 mg kafein
  • 1 batang coklat susu (50gr), mengandung <10 mg kafein

Baca Juga: Melahirkan Bisa Pakai BPJS Kesehatan, Yuk Simak Cara dan Syaratnya!

Jika ternyata Si Kecil menunjukkan reaksi pada asupan kafein, sebaiknya Moms berganti ke minuman dan makanan yang bebas kafein selama dua hingga tiga minggu. Atau cobalah kurangi asupan berkafein khususnya kopi secara perlahan. Nantinya setelah Si Kecil semakin tumbuh besar, efek samping kafein pada tubuhnya akan semakin berkurang.

Menimang Si Kecil Sampai Tenang Pakai Gendongan Samping Breathable 

Ketika Si Kecil rewel dan sulit tidur, Moms bisa coba menimang-nimang Si Kecil menggunakan Omiland Gendongan Samping Breathable Series. Gendongan samping yang terbuat dari bahan jala mesh yang lembut dan ringan. Memungkinkan sirkulasi udara berjalan dengan baik. Sehingga mencegah Si Kecil merasa gerah saat harus digendong dalam waktu lama. Gendong Si Kecil dengan posisi tidur atau M-shape dan timang Si Kecil sampai dia merasa lebih tenang.~NJ