lubang biopori

Cara Membuat Biopori di Rumah, Siap Hadapi Hujan

Ketika sedang hujan deras apa Moms menemukan genangan-genangan air di sekitar halaman rumah? Jika iya, itu berarti proses penyerapan air ke dalam tanah terhambat. Untuk mengurangi genangan air dan mencegah banjir, Moms bisa membuat biopori di rumah. 

Menurut data dari Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG), puncak musim hujan 2025/2026 diprediksi banyak terjadi pada bulan November hingga Desember 2025 untuk Indonesia bagian barat. Sedangkan Indonesia bagian timur dan selatan dari Januari hingga Februari 2026.

Namun kita semua menyadari bahwa perubahan iklim membuat hujan turun cukup lebat meski tidak sedang di musim hujan. Curah hujan tinggi bisa menimbulkan munculnya genangan air bahkan banjir. Solusi praktis yang dapat Moms lakukan adalah membuat biopori di rumah. Simak artikel ini untuk tahu bagaimana cara membuat biopori di halaman rumah.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Film Keluarga di Netflix untuk Liburan

Cara Mudah Membuat Biopori di Rumah

Sebelum menjelaskan tentang cara membuat biopori sendiri, Moms perlu ketahui apa itu  biopori. Sebenarnya biopori merupakan istilah untuk menyebut lubang atau lorong-lorong kecil di dalam tanah yang terbentuk akibat aktivitas organisme seperti cacing, rayap dan akar tanaman. Konsep inilah yang menginspirasi teknologi Lubang Resapan Biopori (LBR) yang selanjutnya lebih sering disebut biopori.

LBR merupakan lubang buatan berbentuk silinder dilapisi pipa PVC yang ditanam ke tanah dengan kedalaman 100-200 cm dan diameter lubang 10 cm.

Bahan dan Alat

Bahan dan alat yang Moms perlukan untuk membuat lubang biopori yaitu:

  • Pipa PVC ukuran 10cm  yang diberi lubang di sekelilingnya
  • Tutup pipa yang diberi lubang di bagian atasnya
  • Bor atau linggis
  • Air
  • Sampah organik

Setelah bahan dan alas sudah siap, langkah selanjutnya adalah membuat lubang biopori. Namun Moms harus memperhatikan beberapa hal sebelum mulai melubangi tanah. Pertama pilihlah tanah yang cukup datar, jauh dari septic tank juga timbunan sampah dan berjarak 1 meter dari fondasi bangunan. Pastikan jenis tanahnya mudah menyerap air, bukan tanah berpasir atau tanah lempung. Kedalaman lubang maksimal 2 meter di bawah permukaan tanah, agar lubang dapat menampung air sedalam 1,5 meter di musim penghujan.

Jika Moms sudah menemukan titik lokasi yang tepat untuk membuat biopori lakukan langkah-langkah di bawah ini:

  1. Siram dulu tanah yang akan dibuat jadi biopori dengan air. Tujuannya agar tanah lebih gembur atau lunak jadi mudah dilubangi
  2. Lubangi tanah yang sudah basah menggunakan bor tanah atau linggis. Moms bisa membuat lebih dari satu lubang tapi beri jarak 50-100 cm di antara setiap lubang
  3. Gali lubang sampai kedalaman 2 meter dengan diameter 10-15 cm. Pastikan lubang yang dibuat tegak lurus. Siram kembali tanah dengan air jika terasa keras atau sulit digali.
  4. Setelah lubang tanah terbentuk, masukkan pipa PVC yang sudah dilubangi lengkap beserta tutupnya. Biopori siap digunakan.
  5. Selanjutnya Moms bisa memasukkan sampah organik seperti sisa potongan sayur, kulit buah, daun kering, rumput dan sampah organik lainnya.

Baca Juga: Tips Memilih Kasur Bayi yang Aman dan Kepakai Lama

Aturan & Interval

Moms bisa memasukkan sampah organik setiap 2-3 hari sekali atau ketika sampah di dalam biopori mulai menyusut. Nantinya setelah lewat 3 bulan, sampah yang ada dalam biopori akan berubah menjadi kompos organik yang dapat Moms gunakan untuk memupuk tanaman. Kemudian lubang biopori bisa Moms gunakan lagi untuk menampung sampah organik.

Membuat biopori di rumah memang membawa banyak keuntungan. Biopori dapat mengurangi genangan air saat hujan, bantu mencegah banjir jika hujan turun dengan intensitas tinggi, serta menambah cadangan air tanah. Biopori juga bisa dimanfaatkan untuk mengolah sampah organik di rumah.

Ketika membuat biopori Moms bisa gunakan Celemek Dialogue Home agar baju Moms tetap terjaga bersih. Celemek bukan untuk aktivitas memasak saja. Moms bisa mengenakan Celemek saat mencuci piring, bersih-bersih rumah dan berkebun. Pilih jenis Celemek bahan polyester yang mudah dibersihkan. ~NJ