Jangan Abaikan! 7 Tanda Kehamilan di Luar Rahim

Kehamilan merupakan kabar bahagia bagi banyak pasangan. Namun dalam beberapa kasus, kehamilan dapat berkembang di luar rahim atau yang dikenal sebagai kehamilan ektopik.

Kondisi ini terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel dan berkembang di luar rahim, paling sering di tuba falopi, tetapi juga bisa terjadi di ovarium, rongga perut, atau leher rahim. Karena tidak berada di tempat yang semestinya, kehamilan ini tidak dapat berkembang secara normal dan beresiko membahayakan kesehatan Moms jika tidak segera ditangani.

Oleh karena itu, penting bagi Moms untuk mengenali tanda-tanda kehamilan di luar rahim sejak dini. Berikut beberapa gejala yang perlu diperhatikan.

Baca Juga: Ketahui Fitur WhatsApp Baru yang Bantu Jaga Privasi Anak

1. Nyeri Perut atau Panggul

Salah satu tanda paling umum dari kehamilan di luar rahim adalah nyeri pada perut bagian bawah atau panggul. Awalnya nyeri mungkin terasa ringan, tetapi lama kelamaan dapat menjadi lebih parah atau berlangsung terus menerus.

2. Perdarahan yang Tidak Biasa

Perdarahan tidak berhenti-henti, warna darah lebih gelap atau kecoklatan, jumlah darah yang keluar tidak seperti menstruasi serta terjadi bersamaan dengan rasa nyeri di perut.

3. Nyeri Bahu

Tanda yang jarang disadari dari kehamilan di luar rahim adalah nyeri pada bahu, terutama saat berbaring. Hal ini bisa terjadi karena adanya perdarahan internal yang menekan saraf tertentu yang terhubung dengan area bahu.

4. Pusing, Lemas, atau Hampir Pingsan

Gejala tersebut dapat terjadi akibat perdarahan di dalam tubuh atau tekanan darah rendah yang disebabkan oleh kehamilan ektopik.

5. Tekanan pada Panggul

Beberapa Moms merasakan tekanan pada area panggul atau rektum, seperti sensasi ingin buang air besar terus-menerus. Perasaan tidak nyaman ini sering disertai dengan rasa sakit di bagian bawah perut.

6. Gejala Kehamilan yang Tidak Biasa

Gejala tersebut biasanya disertai dengan tanda lain seperti, nyeri perut yang semakin meningkat, perdarahan ringan dan rasa tidak nyaman di panggul.

7. Tes Kehamilan Positif Disertai Nyeri Hebat

Banyak kasus kehamilan di luar rahim baru diketahui setelah tes kehamilan menunjukkan hasil positif. Namun disertai nyeri hebat pada perut atau panggul. Untuk memastikan kondisi kehamilan, dokter biasanya melakukan pemeriksaan USG, tes hormon hCG, dan pemeriksaan panggul untuk mengetahui apakah kehamilan berkembang di dalam rahim atau di luar rahim.

Penyebab Hamil di Luar Kandungan

Hamil di luar kandungan terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi gagal bergerak menuju rahim dan menempel di tempat lain, biasanya di tuba falopi.  Berikut beberapa faktor yang meningkatkan risiko hamil ektopik antara lain:

  • Kehamilan di atas usia 35 tahun
  • Peradangan pada tuba falopi
  • Riwayat hamil di luar kandungan atau ektopik
  • Riwayat operasi area perut atau organ reproduksi
  • Penggunaan alat kontrasepsi intrauterin (IUD/IUS)
  • Kebiasaan merokok
  • Program bayi tabung
  • Penyakit menular seksual

Kapan Moms Harus Segera ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika Moms mengalami beberapa gejala berikut:

  • Nyeri perut yang sangat hebat
  • Perdarahan vagina yang tidak normal
  • Pusing berat atau pingsan
  • Nyeri bahu yang muncul tiba-tiba
  • Nyeri di satu sisi perut saat hamil muda

Penanganan yang cepat sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

Baca Juga: Cara Merawat Taplak Meja Polyester 

Pentingnya Mengenali Kehamilan di Luar Rahim Sejak Dini

Mengenali tanda kehamilan di luar rahim sejak dini dapat membantu Moms mendapatkan penanganan yang tepat sebelum kondisi menjadi berbahaya.

Jika Moms merasakan gejala yang mencurigakan selama awal kehamilan, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis. Pemeriksaan yang cepat dapat membantu menjaga kesehatan dan keselamatan Moms.

Kehamilan yang sehat selalu dimulai dengan perhatian terhadap setiap perubahan pada tubuh. Jadi, pastikan Moms selalu peka terhadap tanda-tanda yang muncul selama masa kehamilan. YR