Ada bahaya yang mengintai di sekitar Si Kecil. Cacing-cacing yang terdapat dalam tanah, di sayuran, bahan makanan mentah, dan lingkungan yang kotor bisa masuk ke dalam tubuh Si Kecil. Cacing tersebut akan bertelur, berkembang biak lalu merusak jaringan tubuh. Moms perlu ketahui apa saja faktor penyebab anak terkena cacingan dan cara mencegahnya, agar bisa menghindari infeksi cacing yang umumnya tidak disadari.
Infeksi cacing atau orang lebih sering menyebutnya cacingan, adalah infeksi pada tubuh yang disebabkan oleh cacing. Setiap orang baik anak-anak maupun dewasa bisa terkena cacingan, tetapi anak-anak lebih rentan terserang infeksi. Jenis-jenis cacing yang dapat hidup dan berkembang biak di tubuh manusia di antaranya ada, cacing gelang, cacing kremi, cacing tambang, cacing pita, cacing pipih dan trichinella spiralis.
Baca Juga: 5 Cara Mengenalkan Budaya Indonesia pada Si Kecil
Faktor Penyebab Anak Terkena Cacingan
Melansir dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, sebagai negara beriklim tropis Indonesia memiliki angka kecacingan yang tinggi hingga 28%. Kondisi ini semakin diperparah dengan standar kebersihan dan sanitasi yang masih rendah serta pola hidup sehat yang secara optimal belum merata.
Moms perlu waspada dengan cacingan karena jika Si Kecil sampai terinfeksi bisa berpengaruh pada proses pencernaan, penyerapan dan pengolahan makanan yang mengakibatkan hilangnya karbohidrat, protein, lemak juga vitamin dalam jumlah yang besar. Sehingga anak yang terkena cacingan berisiko tinggi mengalami gangguan nutrisi, terganggu tumbuh kembangnya dan berpengaruh pada menurunnya prestasi belajar.
Faktor Penyebab Anak Terkena Cacinga
- Berjalan di tanah tanpa menggunakan alas kaki atau bermain di tanah. Ketika kulit kontak langsung dengan tanah yang terdapat telur atau larva cacing maka bisa terjadi proses infeksi. Khususnya untuk larva cacing tambang yang bisa masuk menembus kulit.
- Tidak mencuci tangan setelah menyentuh tanah atau sesudah beraktivitas. Bukan hanya Si Kecil yang perlu diingatkan untuk selalu mencuci tangan, Moms juga harus memiliki kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Karena Moms pun bisa jadi pembawa infeksi cacing secara tidak langsung. Misalnya saat Moms menyuapkan Si Kecil makanan dengan tangan.
- Mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi telur cacing. Telur cacing bisa terdapat dalam bahan makanan karena sayur yang tidak dibersihkan dengan baik. Bisa juga karena konsumsi makanan mentah atau setengah matang.
- Tidak memotong dan merawat kebersihan kuku. Kuku yang kotor bisa menjadi sarang bagi telur cacing. Sehingga saat Si Kecil memasukkan jari ke dalam mulut, makan langsung dengan tangan atau punya kebiasaan menggigit kuku, cacing bisa masuk ke dalam tubuh.
- Lingkungan dengan sanitasi yang buruk. Yaitu kondisi di mana pasokan air bersih terbatas, jamban yang tidak bersih dan pengelolaan sampah serta pembuangan air limbah yang jauh dari standar kesehatan.
Baca Juga: 7 Kemampuan Pra-Matematika yang Harus Si Kecil Kuasai
Cara Mencegah Anak Terkena Cacingan
Setelah Moms tahu apa saja penyebab anak terkena cacingan, langkah selanjutnya adalah mengupayakan agar hal ini tidak terjadi pada Si Kecil. Berikut adalah cara mencegah agar Si Kecil tidak terinfeksi cacing:
- Menjaga kebersihan rumah, terutama jamban
- Mencuci bahan makanan sampai bersih
- Masak makanan sampai matang
- Menerapkan gaya hidup sehat
- Menggunakan alas kaki saat di luar ruangan dan simpan alas kaki yang kotor di luar rumah
- Menggunting kuku seminggu sekali
- Minum obat cacing 6 bulan sekali.
Pemberian obat cacing baru bisa dimulai saat Si Kecil berusia 2 tahun. Karena di usia ini anak sudah mulai kontak dengan tanah saat bermain atau mencoba sensory play. Namun pemberian obat cacing harus berdasarkan pemeriksaan atau anjuran dokter.
Selai menjaga kebersihan rumah, Moms juga perlu memastikan tangan dan tempat sekitar Si Kecil tetap higienis. Sebaiknya selalu membawa hygiene kit seperti sabun dan tisu basah (khusus bayi) kemana pun Moms dan Si Kecil pergi. Supaya lebih praktis, simpan hygiene kit milik Si Kecil ke dalam Tas Bayi Kecil Kimi Series. Mini diaper bag yang cocok buat dipakai saat jalan-jalan di dalam kota. Ukurannya yang compact memudahkan Moms mengambil dan menaruh kembali peralatan milik Si Kecil. ~NJ.