Kenapa Balita Suka Memanjat? Ternyata Ini Alasannya

Setelah Si Kecil bisa berjalan, Moms harus bersiap dengan kebiasaan barunya yang bikin was-was yaitu memanjat. Anak balita suka memanjat apapun, sofa, teralis jendela, meja, tangga rumah, bahkan lemari. Faktanya kita tidak bisa melarang Si Kecil untuk tidak memanjat dan memang sebaiknya tidak kita larang dengan keras. Karena memanjat termasuk fase perkembangan yang normal dan baik untuk Si Kecil. Seiring dengan berkembangnya kemampuan Si Kecil dalam bergerak, berkoordinasi dan tumbuhnya rasa ingin tahu, dengan alami balita akan mulai menjelajahi dunia sekitarnya secara vertikal lewat memanjat. Kemudian akan terbangun kekuatan, keseimbangan dan kepercayaan diri.

Baca Juga: Ketahui Cara Menghangatkan ASIP Beku dengan Benar

Menariknya balita suka memanjat atau tidak, bisa dipengaruhi oleh kepribadian anak. Anak dengan tipe kepribadian berani dan suka akan tantangan melihat memanjat sebagai aktivitas yang memberikan sensasi. Dia ingin tahu seperti apa rasanya melihat dari tempat yang lebih tinggi. Dia juga lebih gigih mencoba memanjat seperti anak-anak lain yang sudah lebih besar darinya. Tipe anak seperti ini sulit untuk dihentikan.

Sedangkan bagi anak yang mudah cemas dan takut jatuh, perasaan tersebut sudah lebih dulu mencegahnya untuk naik ke tempat yang lebih tinggi. Dia tidak berani  melampaui lebih jauh dari batas kemampuannya. Karakter anak yang seperti ini mungkin lebih mudah untuk dihalangi saat  ingin memanjat. Seringkali dengan Moms memberikan teguran saja Si Kecil langsung mengurungkan niat. Namun pada dasarnya semua anak memiliki rasa penasaran untuk mencoba memanjat.

Tips Supaya Balita bisa Memanjat dengan Aman 

Jadi sekarang kita tahu bahwa keinginan memanjat adalah hal yang alami bagi anak-anak. Memanjat juga memberikan manfaat yang baik untuk tumbuh kembangnya. Karena itu sebaiknya jangan langsung melarang Si Kecil  memanjat. Justru ketika Moms melarang, Si Kecil akan merasa tertantang untuk melakukannya.

Moms tentu khawatir Si Kecil jatuh, terluka atau tertimpa benda keras jika ia memanjat. Maka buatlah lingkungan yang aman untuk Si Kecil ‘mendaki’. Berikut ini beberapa tips yang bisa Moms terapkan:

Buat Aturan yang Jelas dan Tegas

Moms harus konsisten dengan aturan mana yang boleh Si Kecil panjat dan apa saja yang dilarang. Misalnya boleh memanjat sofa atau mainan-mainan di taman. Tidak boleh memanjat furnitur dan tangga rumah. Jika Si Kecil mengabaikan peringatanmu, segera jauhkan Si Kecil dari tempat itu dan alihkan perhatian dengan aktivitas lain yang lebih aman

Buat Tempat Si Kecil Memanjat Jadi Lebih Aman

Misalnya jika Si Kecil senang menaiki sofa, maka tambahkan banyak bantalan ekstra seperti matras atau beberapa bantal. Tujuannya untuk mengurangi dampak benturan bila Si Kecil terjatuh secara tidak terduga.

Jauhkan Benda Menarik dari Pandangan

Jangan menaruh benda menarik dan kesukaan Si Kecil di rak atau tempat tinggi. Contohnya mainan atau camilan favorit Si Kecil. Karena hal ini akan mendorong Si Kecil untuk memanjat, berusaha mengambil barang yang ada. Simpan itu semua di tempat yang tidak mudah terlihat oleh anak.

Pasang Pagar Pengaman di Tangga

Semua balita suka memanjat tangga. Sepertinya mereka penasaran ada apa di lantai atas rumahnya. Untuk mencegah kecelakaan yang tidak diinginkan, sebaiknya pasang pagar pengaman di ujung bawah dan atas tangga. Dengan begitu Moms bisa merasa lebih tenang.

Tutup dan Kunci Semua Laci

Kemungkinan besar Si Kecil akan coba membuka setiap laci dan lemari karena rasa penasarannya yang besar. Termasuk laci yang posisinya lebih tinggi. Maka sebaiknya kunci laci dan lemari di rumah Moms. Untuk kulkas Moms bisa gunakan pengait atau safety lock yang banyak dijual di pasaran.

Pasang pengaman untuk furnitur besar.

Furnitur besar seperti rak buku, lemari atau meja vas bunga, bisa jatuh dan menimpa Si Kecil jika tidak berhati-hati. Pasang pengaman tambahan berupa dudukan, tali pengait atau braket untuk mencegah benda-benda ini terguling. Termasuk televisi, lebih baik pasang televisi di dinding menggunakan braket, agar jauh dari jangkauan Si Kecil.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Baju Lebaran Anak Trend 2026

Lebih baik mempersiapkan rumah yang aman sebelum Si Kecil masuk usia balita. Karena anak memiliki dorongan untuk memanjat yang tidak bisa selalu kita tahan. Justru memanjat menjadi fase tumbuh yang bagus untuk perkembangan motorik dan kemampuannya memecahkan masalah.

Sesekali ajak Si Kecil main ke taman yang memiliki permainan seperti perosotan, climbing wall,  globe climber atau rope ladder. Tempat di mana balita suka memanjat bisa bermain dan memanjat sepuasnya. Namun tetap awasi Si Kecil saat bermain untuk memastikannya aman. Selalu sedia kotak P3K dan perlengkapan Si Kecil di dalam tas. Moms bisa gunakan Tas Bayi Kecil Kuma Series yang praktis buat Moms bawa saat jalan-jalan atau pergi keluar sebentar. Kapasitasnya cukup luas lengkap dengan kompartemen tambahan di bagian luar. Desainnya gemas dengan dua variasi warna biru dan hijau. Pilih warna mana yang cocok denganmu di sini! -NN