Letak geografis Indonesia yang rawan bencana ditambah perubahan iklim yang ekstrim memicu terjadinya bencana alam. Seperti gempa, gunung meletus, banjir, longsor, kebakaran hutan dan lahan. Kesadaran akan adanya risiko bencana seharusnya mendorong kita untuk lebih waspada dan siaga. Langkah awal yang bisa Moms lakukan sekarang adalah menyiapkan Tas Siaga Bencana di Rumah. Yaitu tas yang berisi barang dan perlengkapan kedaruratan sebagai bentuk antisipasi. Keberadaan tas tersebut dapat mengurangi kepanikan yang seringkali dialami saat bencana datang. Sebab bencana alam bisa terjadi kapan saja dan seringkali tidak terprediksi.
Baca Juga: 6 Jenis Tanda Lahir Bayi yang Wajib Orang Tua Tahu
Isi Tas Siaga Bencana
Sebelum mengisi tas dan peralatan darurat, siapkan dulu tas ransel dengan ukuran yang cukup. Tidak harus menggunakan tas khusus, Moms bisa memakai tas lama yang tidak terpakai. Selama kondisinya masih baik dengan kapasitas yang cukup besar. Setelah itu masukkan barang-barang berikut:
-
Makanan dan air
Siapkan makanan siap saji yang lebih tahan lama seperti, makanan kaleng, makanan instan dan camilan kering. Masukkan juga air minum dalam botol kemasan. Siapkan makanan dan air untuk kebutuhan kurang lebih tiga hari.
-
Kotak P3K
Bawa alat-alat untuk pertolongan pertama seperti perban, plester, antiseptik, gunting, dan obat-obatan umum. Masukkan juga obat-obatan pribadi yang lebih spesifik misalnya obat untuk alergi dan riwayat penyakit tertentu.
-
Dokumen Penting
Siapkan salinan dokumen-dokumen penting seperti kartu identitas, Kartu Keluarga, Ijazah, akta kelahiran, catatan medis, surat tanah dan paspor. Masukkan ke dalam tempat kedap air. Moms juga bisa pertimbangkan menyimpan salinan digitalnya.
-
Pakaian dan alat pelindung
Masukkan pakaian cadangan termasuk baju hangat dan jas hujan. Siapkan juga sarung tangan, masker medis, kacamata hitam dan topi. Pokoknya peralatan yang bisa melindungi diri.
-
Alat penerangan
Dalam Tas Siaga Bencana Moms juga harus memasukkan alat penerangan yang portable seperti senter, headlamp, dan lilin dengan korek api atau pemantik.
-
Uang Tunai
Siapkan juga uang tunai untuk dana darurat jika bencana terjadi. Supaya Moms bisa membeli kebutuhan mendesaksaat layanan perbankan lumpuh.
-
Alat lainnya
Beberapa alat ini juga sebaiknya Moms masukkan ke dalam tas yaitu, peluit, pisau lipat, tali, kompas, peta, batu baterai dan radio untuk komunikasi . Popok bayi dan pembalut wanita juga sebaiknya Moms siapkan. Karena dua benda tersebut bisa sulit didapatkan ketika terjadi bencana
Baca Juga: Mengapa Ada Bercak Kebiruan Pada Bayi Baru Lahir?
Simpan Tas Siaga Bencana di Rumah di tempat yang mudah dijangkau dan perbarui isinya secara berkala. Moms haru mengganti makanan yang kedaluwarsa, mengganti obat yang sudah lewat masa pakaianya, serta mengecek kondisi barang lainnya apa masih bagus dan berfungsi atau tidak. Menyiapkan tas siaga untuk perbekalan merupakan langkah mitigasi yang bisa kita lakukan secara individu. Tas Siaga Bencana dapat membantu kita bertahan dan menghadapi situasi darurat sehingga meningkatkan peluang keselamatan. ~NJ