5 Olahraga yang Aman untuk Ibu Hamil

Ketika Moms mengandung, Moms masih bisa melakukan olahraga bahkan sangat dianjurkan untuk persiapan persalinan. Pilih jenis olahraga yang aman untuk ibu hamil yaitu aktivitas fisik yang ringan dan tidak ekstrem. Sehingga bisa Moms lakukan secara rutin di rumah, di lingkungan sekitar atau pergi ke tempat kebugaran yang sudah menyediakan instruktur khusus.

Tetap rutin berolahraga di masa kehamilan akan membawa manfaat baik untuk kesehatan ibu dan janin. Di antaranya yaitu, mengontrol kenaikan berat badan, mengurangi stres selama masa kehamilan dan meningkatkan kualitas tidur. Olahraga juga terbukti mampu menurunkan risiko komplikasi saat hamil seperti tekanan darah tinggi, diabetes gestasional, bayi lahir prematur atau berat badan bayi berlebih.

Baca Juga: Cara Ayah Dukung Ibu Menyusui, Mendampingi Perjalanan MengASIhi

Jenis Olahraga yang Aman untuk Ibu Hamil

Berat badan yang naik, stamina yang menurun dan ditambah kekhawatiran akan keselamatan janin kalau bergerak terlalu aktif, menghalangi niat Moms untuk berolahraga rutin. Namun sebetulnya, Moms bisa melakukan olahraga ringan yang tetap membuat Moms berkeringat dan terasa segar setelah melakukannya. Berikut 5 jenis olahraga untuk  ibu hamil, yang dapat Moms pilih atau lakukan secara bergantian:

  • Jalan Kaki

Olahraga sederhana pertama yang bisa Moms lakukan adalah berjalan kaki dengan santai. Dapat Moms lakukan dari trimester 1-3. Berjalan lah selama 20-30 menit dengan mengenakan sepatu yang nyaman. Berjalan kaki dapat memperlancar aliran darah, memelihara kesehatan jantung juga mampu memperbaiki suasana hati.

  • Peregangan (stretching)

Jenis olahraga yang satu ini bisa Moms lakukan sendiri di dalam rumah. Peregangan atau stretching umumnya merupakan fase pemanasan sebelum memulai olahraga yang berat. Namun bagi ibu hamil peregangan sendiri dapat menjadi olahraga yang aman untuk Moms lakukan setiap hari. Peregangan bermanfaat untuk fleksibilitas tubuh, mengurangi rasa nyeri pegal dan membantu pergerakan posisi bayi. Jenis peregangan yang bisa Moms lakukan seperti lower back stretch, seated leg raises, ball shoulder stretch dan masih banyak lagi yang lainnya.

  • Berenang

Berenang merupakan jenis olahraga yang minim cedera. Sebab air bantu mengurangi tekanan pada otot dan sendi karena massa tubuh yang berkurang, sehingga Moms bisa bergerak lebih leluasa tanpa mengeluarkan banyak tenaga. Ibu hamil dianjurkan untuk berenang rutin di  usia kehamilan trimester 2-3. Pilih gaya berenang yang nyaman yaitu yang tidak mengeluarkan banyak energi, tidak banyak menggunakan perut dan tidak ada gerakan menyentak. Misalnya gaya dada dan gaya bebas. Pastikan Moms melakukan pemanasan dan minum cukup air sebelum masuk ke kolam renang. Selain itu pastikan air kolam bersih dengan suhu 27-33 derajat celcius.

  • Senam Hamil

Gerakan dalam senam hamil umumnya merupakan gabungan dari yoga, pilates dan taichi. Senam hamil bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh, mempersiapkan tubuh Moms untuk persalinan, meningkatkan kualitas tidur, bantu mengembalikan bentuk badan setelah melahirkan. Senam hamil juga bermanfaat untuk kesehatan janin. Cari sanggar, studio atau komunitas yang mengadakan kegiatan senam hamil. Agar ada instruktur terlatih yang mendampingi Moms.

  • Prenatal Yoga

Prenatal yoga merupakan olahraga yang aman untuk ibu hamil karena gerakan yoganya dimodifikasi agar sesuai dengan kondisi fisik ibu hamil. Yoga khusus bumil ini bermanfaat untuk meningkatkan fleksibilitas badan, memperkuat otot di bagian panggul, dan mengelola stres selama mengandung. Prenatal yoga juga dapat meringankan rasa nyeri di punggung bawah, nyeri kepala dan mual. Serta melatih pernapasan Moms yang akan sangat berguna saat persalinan. Temukan kelas prenatal yoga dengan instruktur terlatih atau bersertifikat. Moms sudah bisa ikut yoga dari  usia kandungan trimester kedua.

Baca Juga: Tips Cara Memilih Bantal Menyusui, Bantu Moms dan Si Kecil Nyaman

5 jenis olahraga yang aman untuk ibu hamil ini tidak menguras banyak stamina, minim peluang cedera dan cenderung fokus pada meringankan rasa nyeri dan mual, yang seringkali menjadi kendala ibu hamil. Meski terbilang aman, Moms tetap harus konsultasikan dulu ke dokter spesialis kandungan untuk mengetahui jenis olahraga apa yang betul-betul aman untuk Moms dan Si Kecil dalam kandungan.

Jangan lupa untuk melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan lakukan gerakan pendinginan setelahnya. Sehabis berolahraga istirahatkan tubuh Moms dengan duduk selonjoran dan merebahkan punggung. Moms bisa gunakan Bantal Menyusui Omiland untuk jadi bantal sandaran yang empuk dan nyaman. Temukan pilihan Bantal Ibu Menyusui Omiland yang serbaguna, dapat dipakai dari Moms hamil sampai Si Kecil belajar duduk. Cek di sini!- NJ