Moms pasti sering memperhatikan kalau bayi suka ngulet atau menggeliatkan badannya. Pada bayi baru lahir hal ini bisa terjadi hampir setiap hari. Ketika menggeliat, Si Kecil akan mencoba meluruskan kaki, meregangkan tangan, kadang disertai suara menggeram atau tangisan. Moms mungkin akan merasa khawatir melihat Si Kecil sering meregangkan badannya. Apa itu hal yang wajar?
Sebetulnya ngulet merupakan gerakan alami pada bayi. Ketika masih di dalam rahim, bayi sudah melakukan banyak gerakan spontan yang fungsinya untuk menstimulasi sistem saraf dan otot. Setelah lahir, menggeliat menjadi proses tubuh bayi beradaptasi dengan lingkungan di luar rahim dan bagian dari perkembangan motorik bayi.
Baca Juga: 4 Dasar Penting Tumbuh Kembang Anak yang Optimal
5 Alasan Bayi Suka Ngulet
Meski ngulet termasuk gerakan alami, penting bagi Moms mengetahui alasan tubuh Si Kecil menggeliat. Karena penyebabnya bisa berbeda-beda dan dalam kondisi tertentu ngulet bisa jadi tanda Si Kecil sedang mengalami masalah. Berikut ini 5 alasan mengapa bayi suka ngulet:
-
Refleks Alami Tubuh Bayi
Ngulet adalah bagian dari refleks bayi baru lahir. Gerakan menggeliat muncul di bulan-bulan pertama sebagai cara tubuh bayi beradaptasi dengan dunia di luar rahim. Seiring bertambahnya usia, refleks ini akan perlahan berkurang.
-
Merangsang Fungsi Tubuh
Ternyata saat Si Kecil ngulet sebenarnya dia sedang membantu tubuhnya untuk melakukan beberapa fungsi penting. Misalnya untuk melancarkan pencernaan, merangsang usus agar pup lebih mudah, mengeluarkan gas perut dan melenturkan otot-otot yang kaku pasca lahir.
-
Proses Otot dan Sendi Beradaptasi
Dalam proses persalinan,bagian tertentu dari tubuh bayi bisa mendapatkan tekanan yang membuat otot kaku.. Contohnya pada leher atau kepala. Ngulet adalah cara bayi meregangkan bagian tubuh yang kaku. Mirip dengan stretching yang Moms lakukan setelah bangun tidur.
-
Mencari Posisi Tidur yang Nyaman
Terkadang alasan bayi suka ngulet karena ingin mencari posisi tidur yang nyaman. Jika Si Kecil merasa posisi tidurnya kurang nyaman atau kasur terasa keras, dia akan menggeliat sampai mendapatkan posisi yang paling nyaman untuknya.
-
Mengalami Masalah Pencernaan
Bisa jadi alasan Si Kecil ngulet memang karena ada masalah pencernaan dan ini umum terjadi pada bayi. Gerakannya disertai tangisan, mengangkat lutut ke dada atau melengkungkan punggung dan Si Kecil tampak mengerutkan wajahnya. Penyebabnya bisa karena bayi merasa kembung, refluks (isi lambung naik ke kerongkongan), atau kolik.
Baca Juga: Bun, Ajarkan Anak Laki-laki Menghargai Perempuan dengan Cara Ini
Pada dasarnya bayi suka ngulet itu tidak berbahaya. Namun Moms tetap perlu waspada dengan mengetahui cara membedakan bayi ngulet sebagai gerakan alami dan ngulet karena rasa tidak nyaman di tubuh. Menurut dokter osteopati, dr. J. Evans, jika bayi terlihat tenang saat ngulet, maka itu tanda kondisi normal. Namun jika bayi ngulet disertai tangisan dan tampak kesakitan, maka itu pertanda Si Kecil mengalami masalah pada tubuhnya. Bisa jadi karena kembung, konstipasi (sembelit), kolik atau refluks.
Selain itu, Moms juga bisa membantu Si Kecil untuk ngulet alias melakukan peregangan. Bantuan Moms akan bermanfaat untuk meredakan nyeri pada perut Si Kecil yang kembung, melancarkan BAB, mencegah flat head syndrome atau kepala peyang dan bantu menenangkan Si Kecil saat sedang rewel. Pelajari teknik aman melakukan peregangan pada bayi di video tutorial yang sekarang sudah banyak beredar dan lakukan secara lembut serta perlahan.
Siapkan juga Kasur Bayi yang empuk dengan permukaan rata agar Si Kecil bisa mendapatkan posisi tidur yang nyaman. Moms bisa pilih Kasur Busa Premium Omiland yang dirancang orthopedic support, aman untuk postur tubuh dan perkembangan tulang bayi. -NN